Share

Bisnis Indonesia: Asuransi Jiwa Bersama [AJB] Bumiputera 1912

Bisnis.Com, 27 September 2010

AJB Bumiputera Klarifikasi ke Bapepam-LK Soal Dana di PT Sarijaya

Senin, 27/09/2010 17:14:19 WIB

Oleh: Siti Nuraisyah Dewi

 

JAKARTA: Perusahaan asuransi, AJB Bumiputera melalui kuasa hukumnya melakukan klarifikasi ke Badan Pengawas Pasar Modal-Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) terkait dengan dana investasi yang masih tertahan di PT Sarijaya Permana Sekuritas.

Ronald H. Pandjaitan, kuasa hukum AJB Bumiputera, mengatakan dana investasi yang masih dipermasalahkan di PT Sarijaya Sekuritas yaitu berupa Kontrak Pengelolaan Dana/KPD (Full Discretionary Account) yang nilainya mencapai Rp9,7 miliar.

"Berdasarkan laporan dari manager investasi [MI] bahwa penarikan dana KPD itu harus menunggu validitas dan petunjuk dari Bapepam-LK, untuk itulah kami melakukan klarifikasi ke Bapepam," ujarnya di Bapepam-LK, siang tadi.

Sayangnya, menurut Ronald, Biro Pemeriksaan dan Penyelidikan Bapepam-LK menjelaskan bahwa Bapepam-LK tidak pernah melakukan penyitaan atau pengambilalihan uang selain yang berbentuk saham di PT Sarijaya Sekuritas sehingga klarifikasi yang dilakukan tidak diperlukan. AJB Bumiputera sebelumnya telah melakukan konfirmasi ke PT Sarijaya. Inti dari jawaban yang diberikan PT Sarijaya yaitu ''Saham AJB Bumiputera masih dalam proses pemindahan sedangkan KPD senilai Rp9,7 miliar belum dipindahkan dan menjadi tanggung jawab Sarijaya''.

Sejauh ini, AJB Bumiputera masih melakukan tindakan non litigasi, jika proses ini tidak memberikan perkembangan maka perusahaan asuransi ini berencana untuk melakukan tindakan litigasi. Menurut Ronald, tindakan litigasi yang dilakukan oleh AJB Bumiputera dapat berupa gugatan perdata maupun tuntutan pidana. Dia menuturkan pada gugatan perdata, pihaknya dapat menuntut wanprestasi karena berdasarkan adanya perjanjian terhadap PT Sarijaya.

Pada awal tahun lalu Bursa Efek Indonesia (BEI) menemukan ketidakcocokan data antara catatan self regulatory organizations (SRO) dan yang dimiliki oleh Sarijaya yang diduga adanya penyimpangan rekening efek nasabah sekitar Rp245 miliar. Sarijaya tidak dapat memberikan solusi atas adanya penyimpangan rekening tersebut sehingga akhirnya Bapepam-LK memerintahkan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) untuk membekukan seluruh aset perseroan serta aset nasabahnya. (su)

Hubungi Kami 

Equity Tower Building 49th Floor
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53
Sudirman Central Bussines District [SCBD]
Jakarta 12190 – Indonesia
Phone : +62 21 2965 1135
Fax : +62 21 2965 1222
Email : ronaldpandjaitan@rpp.co.id

Selengkapnya

Tentang RPP 

RONALD PANDJAITAN & PARTNERS [RPP] adalah suatu Kantor Advokat yang didirikan di Jakarta sejak tahun 2008 oleh Ronald H. Pandjaitan, S.H., M.H....

Selengkapnya

Media Sosial 

Bergabunglah dengan kami di Facebook
atau di Twitter.


Facebook URL Follow Us on Twitter